Kenapa Kolesterol Bisa Naik Saat Puasa?
February 27, 2026
Selama berpuasa kita sudah menahan lapar dan haus lebih dari 12 jam setiap harinya, tapi kenapa ya setelah cek kesehatan kolesterol justru naik? Kok bisa?
BeeFams, banyak orang mengira puasa otomatis menurunkan kadar lemak darah. Padahal, belum tentu seperti itu karena yang menentukan bukan cuma lamanya kita tidak makan, tapi juga apa yang kita konsumsi saat berbuka dan sahur.
Apa Hubungan Puasa dan Kesehatan Jantung?
Beberapa penelitian yang dikutip oleh Mayo Clinic menunjukkan, pola puasa intermiten dapat membantu memperbaiki sejumlah faktor risiko penyakit jantung, seperti berat badan, respons insulin, hingga profil kolesterol, termasuk LDL atau “kolesterol jahat dan HDL atau “kolesterol baik”.
Meski puasa intermiten tidak sepenuhnya sama dengan puasa Ramadan. Namun, keduanya sama-sama melibatkan periode tidak makan selama beberapa jam dalam sehari. Secara metabolik, kondisi ini membuat tubuh menggunakan cadangan energi dan memengaruhi cara tubuh mengelola gula serta lemak dalam darah. Namun, efek baik itu juga bergantung pada pola makan saat berbuka dan sahur.
Kenapa Kolesterol Bisa Naik Saat Ramadan?
Kolesterol bisa tetap naik saat puasa karena perubahan pola makan yang kurang terkontrol. Beberapa penyebab yang sering terjadi di antaranya:
- Balas dendam makan saat berbuka puasa
- Konsumsi gorengan hampir setiap hari
- Makanan tinggi lemak dan santan
- Minuman manis berlebihan
- Kurang konsumsi buah dan sayur
- Aktivitas fisik menurun
Setelah seharian tidak makan, tubuh menyerap nutrisi dengan lebih cepat. Kalau yang masuk adalah makanan tinggi lemak jenuh dan gula, kadar trigliserida dan kolesterol bisa ikut melonjak. Jadi penting memperhatikan pola makan selama berpuasa.
Waspada Takjil Bisa Jadi “Jebakan Lemak”
BeeFams, siapa sih yang nggak tergoda lihat bakwan gorengan hangat, manisnya kolak, segarnya es buah, atau lezatnya martabak manis yang tersaji menjelang waktu berbuka puasa? Belum lagi aneka makanan bersantan atau digoreng berulang kali yang bisa mengandung lemak jenuh dan lemak trans.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan, konsumsi lemak jenuh dan lemak trans berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. WHO merekomendasikan, total asupan lemak sehat kurang dari 30% energi harian atau sekitar 65-85 gram lemak, lemak jenuh tidak lebih dari 10% atau 20-25 gram, dan lemak trans kurang dari 1% atau 2 gram per hari.
Nah, kalau hampir setiap hari berbuka dengan gorengan dan makanan tinggi lemak, wajar kalau kolesterol ikut naik meski sedang puasa.
6 Tips Supaya Kolesterol Tetap Stabil Saat Puasa
Tenang, bukan berarti nggak boleh makan enak sama sekali, kuncinya adalah bijak dan seimbang. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan:
✔ Awali berbuka dengan air putih dan makan secukupnya, jangan langsung kalap makan semuanya, ya!
✔ Batasi konsumsi gorengan
✔ Pilih metode masak seperti rebus, kukus, panggang, atau bakar
✔ Perbanyak sayur dan buah untuk asupan serat
✔ Tetap lakukan aktivitas fisik ringan
✔ Kontrol minuman manis agar gula darah tidak melonjak
Dukungan Tambahan dari yang Alami
BeeFams, bagi sebagian orang, terutama yang sudah memiliki riwayat kolesterol tinggi atau gula darah kurang stabil, menjaga pola makan saja kadang terasa belum cukup. Dalam kondisi seperti ini, dukungan tambahan seperti suplemen yang membantu menjaga kadar kolesterol dan mendukung kestabilan gula darah bisa menjadi pendamping gaya hidup sehat selama Ramadan.
Nah, pastikan kamu memilih suplemen yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti HDI TrimeeX. Produk yang mengandung chitosan dari jamur yang ramah vegetarian, white kidney bean, ekstrak propolis (Propoelix™), ekstrak kayu manis, ekstrak jintan hitam, ekstrak jahe, dan bee pollen ini memiliki banyak manfaat seperti:
- Membantu pembakaran dan pengelolaan lemak
- Bantu menjaga gula darah dan kolesterol tetap seimbang
- Kaya antioksidan untuk melindungi sel tubuh
- Membantu melancarkan sistem pencernaan

Kamu bisa temukan HDI TrimeeX di hdi.com atau langsung di Center HDI terdekat. Menariknya lagi, cukup dengan pembelian minimal satu Couple Bee Set bulan ini, kamu bisa hemat 20% untuk HDI TrimeeX.
Buat kamu yang tetap ingin ada rasa manis saat sahur atau berbuka, kamu bisa pilih pemanis alami, seperti HDI Clover Honey yang kadar indeks glikemiknya tergolong rendah, sehingga lebih aman dikonsumsi seluruh keluarga. Kabar baiknya, ada promo spesial Berkah Manis yang bikin harganya jadi lebih hemat Rp350.000 untuk 2 HDI Clover Honey ukuran 1 kg dan 500 gram.

Jadi, Ramadan tetap terasa nikmat, kesehatan tubuh pun tetap terjaga. Selamat berpuasa, BeeFams! •
Sumber:
- https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/expert-answers/fasting-diet/faq-20058334
- https://www.who.int/bangladesh/news/detail/11-06-2018-reducing-fat-intake-during-ramadan
- https://hellosehat.com/jantung/kolesterol/penyebab-kolesterol-naik-saat-puasa/
- https://www.liputan6.com/hot/read/5944875/penyebab-kolesterol-naik-saat-puasa-ramadan-dan-cara-mengatasinya
8 Manfaat Propolis untuk Kesehatanmu
5 Tips Mendukung Kecerdasan si Kecil