Kenapa Usus Disebut “Otak Kedua”? Ini Faktanya & Cara Menjaga Pencernaan Tetap Sehat
May 8, 2026
BeeFams, kamu pernah merasa perut tiba-tiba mual atau mulas saat sedang gelisah? Ternyata, itu bukan sekadar perasaan, tapi bukti kalau usus dan otak kita saling terhubung erat. Bahkan, para ahli menyebut usus sebagai “otak kedua” dalam tubuh.
Nah, karena perannya sebesar itu, menjaga kesehatan pencernaan bukan cuma soal perut nyaman, tapi juga berpengaruh ke suasana hati, daya tahan tubuh, bahkan kesehatan mental. Yuk, kenali lebih dalam!
Apa Maksudnya Usus Disebut “Otak Kedua”?
Julukan ini bukan sekadar istilah, lho! Di dalam sistem pencernaan kita terdapat sistem saraf enterik, yaitu jaringan saraf kompleks yang bisa bekerja mandiri seperti “otak kecil”. Menariknya lagi, usus punya lebih dari 500 juta neuron, bisa mengatur gerakan pencernaan sendiri, dan berkomunikasi langsung dengan otak.
Inilah yang membuat usus punya pengaruh besar terhadap berbagai fungsi tubuh, bukan cuma soal mencerna makanan.
Gut-Brain Axis: Jalur Komunikasi Usus dan Otak
Hubungan antara usus dan otak dikenal sebagai gut-brain axis, yaitu sistem komunikasi dua arah melalui saraf, hormon, dan sistem imun. Artinya, otak bisa memengaruhi kondisi perut, tapi usus juga bisa “mengirim sinyal” ke otak. Makanya, saat kamu stres, perut bisa ikut bermasalah. Begitu juga saat pencernaan terganggu, mood bisa ikut turun
Kenapa Kesehatan Usus Penting Banget?
Bukan hanya tempat mencerna makanan, tapi usus juga memiliki peran penting, di antaranya:
1. Mengatur Mood dan Emosi
Sekitar 90% serotonin (hormon bahagia) diproduksi di usus, lho!
2. Menjaga Sistem Imun Tubuh
Sebagian besar sistem imun tubuh yang melindungi kita dari serangan kuman berasal dari saluran pencernaan.
3. Mendukung Fungsi Otak
Mikrobioma usus menghasilkan zat yang bisa memengaruhi:
- Konsentrasi
- Stres
- Kecemasan
Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan dan “Otak Kedua”
Pola makan dan gaya hidup kita berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Karenanya, agar usus tetap sehat dan seimbang, kamu bisa mulai dari langkah sederhana ini:
1. Perbanyak Serat
Mengonsumsi makanan berserat seperti sayur-mayur, aneka buah, dan biji-bijian bisa membantu melancarkan pencernaan, menjaga bakteri baik dan berat badan ideal.
2. Konsumsi Probiotik & Prebiotik
Sebagai bakteri baik, probiotik secara alami hidup dalam saluran pencernaan dan berperan membantu melawan bakteri jahat serta menjaga pencernaan tetap lancar. Sumber probiotik bisa kamu temukan pada makanan seperti yogurt, tempe, atau kimci.
Sementara itu, prebiotik merupakan makanan untuk bakteri baik tersebut. Biasanya berupa serat yang membantu probiotik tumbuh dan bekerja lebih optimal di dalam usus. Contohnya ada pada bawang putih, pisang, asparagus, dan biji-bijian utuh.
3. Minum Cukup Air
Selain membantu proses pencernaan dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Air dapat membantu melenyapkan efek samping dari pengobatan yang dapat mengganggu fungsi hati dan membuang racun. Kadar cairan dalam darah juga lebih stabil dengan cukup minum, sebab jika tubuh dehidrasi, cenderuh darah jadi lebih kental.
4. Kelola Stres
Stres bisa langsung berdampak ke usus, jadi penting banget untuk dikelola. Sebab, saat stres proses pencernaan bisa terganggu hingga bisa mengalami sakit perut, diare, sembelit, perut kembung, sampai refluks asam lambung. Cobalah sejenak relaksasi setiap harinya di sela-sela kesibukan, lakukan kegiatan yang kamu sukai saat senggang, dan cukup istirahat.
5. Makan dengan Sadar (Mindful Eating)
Saat makan sebaiknya kita menghindari distraksi supaya pencernaan bekerja optimal, ya BeeFams. Misalnya tidak makan sambil membuka gadget. Sebab kalau tidak fokus mengunyah bisa membuat makanan tidak terlumat dengan baik, sehingga kerja organ pencernaan jadi lebih berat.
Jangan Abaikan Sinyal dari Pencernaanmu
Kalau kamu mengalami perut kembung, mual, atau BAB nggak lancar bisa jadi tanda pencernaan lagi “minta perhatian”.
Jika dibiarkan terus, bukan cuma bikin nggak nyaman, tapi juga bisa berdampak ke kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain menjaga pola makan dan gaya hidup, kamu juga bisa bantu lindungi kesehatan pencernaan dengan asupan alami. Salah satunya, HDI Clover Honey, madu alami dari bunga clover yang kaya vitamin dan mineral, serta dapat membantu:
- Menghambat bakteri merugikan dan meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan
- Memperbaiki dan melindungi saluran pencernaan
- Kelancaran buang air besar
- Sebagai sumber energi dan pengganti gula yang aman untuk penderita diabetes.
Kamu bisa dapatkan HDI Clover Honey di hdi.com atau Center HDI dalam ukuran 250 gram, 500 gram, dan 1 kilogram. Kamu juga bisa temukan HDI Clover Honey dalam Honey Bee Set bersama produk lainnya seperti HDI Herbal Remedy dan HDI Lozenges, serta Better Inside Set dalam satu rangkaian bersama HDI Propoelix™ dan HDI Royale Jelly Liquid.
BeeFams, menjaga kesehatan itu nggak selalu harus dimulai dari hal besar. Cukup dengan lebih peka terhadap sinyal tubuh, termasuk dari pencernaan, kamu sudah selangkah lebih maju untuk hidup lebih sehat.
Karena saat pencernaan terjaga, bukan cuma tubuh yang terasa lebih nyaman, tapi pikiran juga ikut lebih tenang.
Yuk, mulai rawat “otak keduamu” dari sekarang! •
Sumber:
- https://hellosehat.com/pencernaan/cara-memelihara-organ-pencernaan
- https://nusantics.com/en/blog/benarkah-usus-berkaitan-dengan-cara-kerja-otak
- https://www.idntimes.com/health/medical/mengapa-usus-dijuluki-otak-kedua-00-7szf2-syrqys
8 Manfaat Propolis untuk Kesehatanmu
Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh secara Alami